Call Center Polres Tomohon

Call Center Polres Tomohon
Diinformasikan kepada masyarakat, yang memerlukan kehadiran Polri khususnya Polres Tomohon, segera hubungi call center Polres Tomohon di nomor 08 5858 110 110, baik melalui WA atau telp , jangan lupa di nomor 08 5858 110 110
Biar Masa Depan Itu Dapa Lia Gelap Mar Kalo Torang Tetap Ba Usaha Deng Nda Patah Semangat Tetap Sukses Itu Mo Iko Dari Belakang By. Humas Polres Tomohon

Polsek Tomohon Utara dan Polres Tomohon, Evakuasi Pendaki Tak Sadarkan Diri di Gunung Lokon

Humas Polres Tomohon, Jumat 31 Januari 2020.


Berniat ingin menikmati indahnya alam pegunungan, di kompleks gunung Lokon, akhirnya hampir berakibat fatal, bagi seorang pendaki gunung, yang berasal dari salah satu perguruan tinggi, yang ada di Sulawesi Utara.

Jumat 31 Januari 2020, gabungan Personil Polres dan Polsek Tomohon Utara, melakukan evakuasi salah seorang pendaki perempuan berinisial KK alias Kartini yang mengalami pingsan, saat berada di pos satu pendakian gunung lokon.


Pada jam 07.30 wita, datang melapor di Polsek Tomohon Utara lelaki SL alias Septiawan, mahasiswa salah satu perguruan tinggi, yang ada di Sulawesi Utara, yang melaporkan, bahwa teman mereka perempuan Kartini mengalami pingsan, saat berada di seputaran gunung lokon, jelas Kapolsek Tomohon Utara AKP Ronny Rondonuwu, S.Psi.

Mendapat laporan ini, kami anggota Polsek Tomohon Utara, bersama gabungan personil Intelkam Polres, sat reskrim dan bidang kesehatan, menuju ke lokasi sesuai dengan laporan dari Septiawan, ucap AKP Ronny.

Sampai di lokasi, di pos satu pendakian gunung Lokon Kelurahan Kakaskasen Satu Kecamatan Tomohon Utara, kami menemukan perempuan Kartini sudah tidak sadarkan diri.

Selanjutnya, kami bersama rekan korban, mengevakuasi korban bersama 13 pendaki yang lain, untuk turun dari kompleks pendakian gunung lokon, dan selanjutnya membawa korban ke RS Bethesda Tomohon, untuk mendapatkan perawatan, tambah Kapolsek.

Kami melakukan pendakian pada hari jumat, 31 Januari 2020, dan mulai mendaki pada jam 03.00 wita, dan tiba di lokasi jam 04.00 wita, jelas Septiawan

Jam 07.00 saat berada di lokasi pos 1 gunung lokon, tiba-tiba turun hujan deras, kami semua basah kuyup dan kedinginan termasuk korban, apalagi kami tidak membawa jas hujan, tambah septiawan.

Tak lama berselang, saya melihat Kartini menggigil dan tiba-tiba jatuh pingsan dan tak sadarkan diri, melihat hal ini, saya bersama teman-teman saya berusaha mencari pertolongan, dan saya pun langsung turun dari gunung lokon dan melaporkan hal ini ke Polsek Tomohon Utara.

Setelah melapor, Saya bersama dengan anggota Polisi menuju ke lokasi, di mana teman saya pingsan, dan selanjutnya mengevakuasi korban, untuk turun dari gunung lokon.

Dalam perjalan kami bertemu dengan seorang ibu bersama anggota Polisi lainnya, yang selanjutnya kami tahu, bahwa ibu ini bertugas sebagai tenaga medis di Polres Tomohon, dan selanjutnya melakukan pemeriksaan medis awal kepada teman kami, setelah pemeriksaan, kami bersama dengan anggota Polisi yang ada, melanjutkan perjalanan turun dari gunung lokon, tambah Septiawan.

Saat mendekati lokasi yang aman, yakni di kaki gunung lokon, kami juga sempat bertemu dengan anggota BPBD dan TNI, yang selanjutnya menaikkan teman kami ke ambulans, dan membawa korban ke rumah sakit, tutup Septiawan.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H. M.Si melalui Kapolsek Tomohon Utara, AKP Ronny Rondonuwu, S.Psi membenarkan kejadian tersebut.

Kami Polsek Tomohon Utara bersama dengan anggota Sat Intelkam, Sat Reskrim dan bagian kesehatan, telah mengevakuasi perempuan bernama Kartini yang pingsan saat berada di pos 1 pendakian gunung lokon, bersama dengan 13 orang pendaki lainnya yang berasal dari salah satu universitas yang ada di Sulawesi Utara, dan dalam evakuasi ini juga, dibantu oleh anggota TNI dan BPBD Tomohon.

Menurut keterangan ibu Diana Polii, yang bertugas di bidang kesehatan Polres Tomohon, memgatakan bahwa korban Kartini mengalami hipotermia atau penurunan suhu badan akibat kedinginan dan korban perempuan Kartini setelah di evakuasi langsung di bawah ke RS Bethesda Tomohon, menggunakan ambulans untuk me dapatkan perawatan, tutup AKP Ronny.




Maksimalkan Pelayanan, Kompol Deessy Periksa Kesiapan Personil dan Inventaris Sat Sabhara

Humas Polres Tomohon, Rabu 29 Januari 2020


Dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat, tentunya selain kesiapan Personil, juga harus siap sarana dan prasarana yang mendukung.

Rabu 29 Januari 2020, bertempat di lapangan apel Polres Tomohon, dilaksanakan pemeriksaan kendaraan dinas, dan senjata api yang digunakan, oleh personil Satuan Sabhara.

Pemeriksaan ini dilakukan langsung oleh Waka Polres Tomohon, Kompol Deessy A. Bolang, S.Pd, di dampingi Kabag Sumda Kompol Agnes Timbuleng, Kasat Sabhara AKP Edy Suryanto dan anggota provos.

Pemeriksaan ini, bertujuan untuk melihat, sejauh mana kesiapan baik Personil maupun inventaris khususnya kendaraan dan senjata api yang digunakan, oleh Satuan Sabhara dalam melaksanakan tugas, ucap Kompol Deessy.

Personil Sat Sabhara yang merupakan, satuan yang melaksanakan tugas yang bersentuhan langsung dengan masyarkat, terutama dalam tugas patroli, makanya dibutuhkan kesiapan khususnya kendaraan operasional harus diperhatikan, baik kebersihan kendaraan, maupun kondisi kendaraan yang harus prima, tambah Waka Polres.

Di samping itu juga, dengan dilakukannya pengecekan secara rutin, maka bisa diketahui apa saja yang kurang dan harus diperbaiki, misalnya jika kendaraan mengalami kerusakan, di samping itu juga bisa mengetahui kekurangan administrasi, dalam hal ini SIM dan STNK.

Jangan kita melakukan penindakan kepada masyarakat, yang tidak lengkap administrasi saat berkendara, tapi kita sendiri anggota Polri tidak lengkap administrasi, baik SIM maupun STNK, tutup Kompol Deessy.

Terpisah, Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si menjelaskan, pengecekan kendaraan dan senjata api, yang digunakan oleh personil khususnya satuan sabhara, bertujuan agar supaya kita bisa tahu, sejauh mana kesiapan satuan sabhara dalam melaksanakan tugas.

Bila Personil maupun inventaris yang ada, dalam hal ini kendaraan dan senjata api, dalam kondisi yang baik, dan siap digunakan, maka akan mempermudah dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat, baik dalam bentuk patroli dan tugas lainnya, dapat dilaksanakan dengan maksimal, tutup Kapolres.

Hampir di Hakimi Massa, Pelaku Keributan Diamankan Totosik

Humas Polres Tomohon, Senin 27 Januari 2020


Keributan yang diakibatkan kelebihan mengkonsumsi minuman keras, seakan tak pernah ada habisnya.

Namun hal ini, tentunya menjadi tantangan bagi Polri, khususnya jajaran Polres Tomohon, untuk menghadapinya.

Kami tak akan pernah berhenti, tidak akan menyerah, dan akan berbuat semaksimal mungkin, untuk menindak lanjuti setiap laporan, yang disampaikan oleh masyarakat, apa lagi jika laporan ada oknum yang sengaja membuat keributan akibat mabuk, apalagi sudah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, ucap Ka Tim Totosik Bripka Yanny Watung yang diaminkan personil Tim lainnya.

Senin, 27 Januari 2020 jam 00.15 wita, Tim Totosik mengamankan WR alias Welven (20) dan HM alias Hansel (16) Warga Kelurahan Taratara 3 Kecamatan Tomohon Barat, yang membuat keributan, diakibatkan sudah kelebihan mengkonsumsi minuman keras, di Desa Tincep jaga 2 Kecamatan Sonder.

Kami mendapat informasi dari warga Desa Tincep, bahwa ada anak muda yang sudah dalam keadaan mabuk dan membuat keributan, ucap Bripka Yanny.

Tim Totosik Pimpinan Bripka Yanny Watung bersama personil tim, langsung menuju ke tempat kejadian perkara, di Desa Tincep Kecamatan Sonder.

Tim Totosik berhasil mengamankan kedua pelaku keributan, di bantu warga dan saat diamankan kedua pelaku sudah dipengaruhi minuman keras, tambah Bripka Yanny.

Bripka Yanny juga menambahkan, kedua pemuda ini bersama dengan dua rekan mereka yang berhasil melarikan diri, sebelum Tim Totosik tiba di tkp, menghadiri undangan teman mereka yang tinggal di Desa Tincep dan melakukan pesta miras.

Setelah melakukan pesta miras dan sudah mabuk, HM alias Hansel kemudian melakukan keributan dengan cara berteriak, sehingga membuat resah warga Desa Tincep dan mencari tau siapa yang melakukan keributan.

Karena perbuatan mereka sudah menjadi perhatian masyarakat, maka mereka berempat melarikan diri, dan WR alias Welven dan HM alias Hansel, bersembunyi di rumah salah satu warga, sampai diamankan oleh Tim Totosik.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Sonder IPDA Heintje Talumepa membenarkan peristiwa tersebut.

Benar ada warga taratara 3, yang sudah mabuk dan membuat keributan di Desa Tincep Kecamatan Sonder, dan kedua anak muda ini diamankan oleh Tim Totosik dan warga, selanjutnya di bawah ke Polsek Sonder untuk diamankan, apalagi ketika di tkp, masyarakat tidak menerima perbuatan mereka yang membuat keributan, tambah IPDA Hentje

"Saat diamankan dan di bawah ke Polsek, kedua anak muda warga taratara 3 ini, sudah dipengaruhi minuman keras", tutup Kapolsek IPDA Heintje Talumepa.

Polsek Tomohon Utara, Bawa Pelaku Keributan ke Rumah Gereja Untuk Didoakan

Humas Polres Tomohon, Sabtu 25 Januari 2020


Ancungan jempol patut ditujukan kepada jajaran Polsek Tomohon Utara, pimpinan AKP Ronny Rondonuwu, S.Psi dalam menyelesaikan masalah, dan memberikan efek jera bagi pelaku keributan, mabuk dan meresahkan masyarakat.

Inofasi kreatif dan terobosan dalam penyelesaian masalah, yang saat ini dikembangkan jajaran Polsek Tomohon Utara, di wujud nyatakan dengan membawa pelaku untuk didoakan sesuai dengan kepercayaan si pelaku, dan hal ini melibat tokoh agama dan pemerintah yang ada, Ungkap Kapolsek AKP Ronny Rondonuwu, S.Psi.

Hal ini dibuktikan dan direalisasikan ketika sabtu 25 Januari 2020, RP alia Oki (25) pelaku keributan akibat mabuk dan meresahkan masyarakat, di bawah ke rumah Gereja Jemaat GMIM "Maranatha" Kakaskasen, untuk didoakan.

Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Tomohon Utara, yang menyelesaikan masalah, dengan melibatkan kami tokoh agama, semoga hal ini akan terus dilakukan, dan tentunya dengan pendekatan rohani dan penyelesaian seperti ini, akan memberikan dampak positif di tengah masyarakat maupun jemaat, ucap Pdt. Jopie Runtuh, S.Th.

Tanggapan positif juga datang dari Pemerintah Kecamatan Tomohon Utara melalui ibu camat Thine Mamesah, S.Pd, M.Si, melalui pesan WAnya menyampaikan terima kasih dan mendukung program inofasi yang dilakukan oleh jajaran Polsek Tomohon Utara, dengan membawa pelaku yang meresahkan masyarakat, untuk didoakan oleh tokoh agama.

Kami saat ini, sedang menjalankan program inofatif, yakni melakukan pendekatan secara religius, dengan melibatkan tokoh agama, bagi para pelaku, khususnya yang melakukan keributan, apalagi sudah dalam keadaan mabuk, ucap AKP Ronny.

Tentunya, dengan pendekatan religius ini, kami jajaran Polsek Tomohon Utara memiliki tujuan, agar supaya para pelaku khususnya yang suka mabuk dan membuat keributan, setelah didoakan, akan kembali ke jati dirinya, sebagai orang yang beragama, mau menghargai masyarakat yang ada, dan juga menghargai pemerintah di mana dia tinggal, tambah Kapolsek.

Tentunya program ini bisa terealisaisi dan boleh berhasil, jika ada peran aktif dan dukungan, dari seluruh komponen masyarakat yang ada, baik itu pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat bahkan pribadi kita masing-masing, untuk memiliki kesadaran dan kemauan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban, di mana tempat kita tinggal, tutup Kapolsek Tomohon Utara AKP Ronny Rondonuwu, S.Psi.







Melakukan Pengancaman Dengan Samurai, Resedivis 1998, Diamankan Totosik

Humas Polres Tomohon, Sabtu 25 Januari 2020


Kesigapan Tim Totosik, dalam merespon laporan masyarakat, yang melaporkan telah terjadinya suatu tindak pidana, pantas di ancungi jempol.

Selang waktu 15 menit, Tim Totosik pimpinan Bripka Yanny Watung, berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pengancaman dengan menggunakan samurai berinisial MR alias Maxi (47) warga Matani 3 Kecamatan Tomohon Tengah.

Kami mendapat laporan dari masyarakat, pada sabtu 25 januari 2020 jam 00.30 wita, dimana telah terjadi tindak pidana pengancaman, dengan menggunakan samurai, di Kelurahan Matani 3 Lingkungan 10 Kecamatan Tomohon Tengah, ungkap Bripka Yanny.

Sampai ke tempat kejadian perkara, pelaku sudah tidak berada di tempat, dan setelah melakukan pengembangan, pada jam 00.45 wita, Tim kami bisa mengamankan Maxi, bersama barang bukti satu buah senjata tajam jenis samurai, tambah Bripka Yanni.

Bripka Yanny yang didampingi personil Tim Totosik menambahkan, Maxi sebelum melakukan aksinya, terlebih dahulu melakukan pesta miras, di rumah salah satu warga, yang sedang melaksanakan acara di kelurahan Matani 3.

Karena sudah mabuk, anggota linmas Kelurahan Matani 3 Bily Paat dan Denny Pitoy, menegur pelaku. 

Bukanya menerima teguran itu, pelaku malah marah dan pulang ke rumah, kemudian mengambil samurai dan kembali ke tempat acara selanjutnya membuat keributan, serta mengajak anggota linmas Billy dan Denny untuk berkelahi, ujar Bripka Yanny.

Pelaku pernah di hukum penjara pada tahun 1998 selama 9 tahun, karena kasus pembunuhan, tutup Bripka Yanny, di dampingi personil Tim Totosik.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kasubbag Humas AKP Andrie Mamahit, membenarkan kejadian tersebut.

"Pelaku dan barang bukti satu buah samurai, sudah diamankan di Polres Tomohon, untuk proses lanjut", tutup AKP Andrie.

Kompol Meiske Ering, Digantikan Kompol Sumaji, S.Sos

Humas Polres Tomohon, Jumat 24 januari 2020


Jajaran Kepolisian Resor Tomohon, senin 24 Januari 2020, jam 08.00 wita, bertempat di aula Parama Satwika Polres Tomohon, melaksanakan upacara serah terima jabatan Kepala bagian perencanaan Polres Tomohon.

Jabatan Kabag ren diserahterimakan dari pejabat lama KOMPOL Meiske Ering kepada pejabat yang baru KOMPOL Sumaji, S.Sos. Mutasi dan serah terima jabatan ini berdasarkan surat keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Nomor : Kep / 04 / I / 2020 tanggal 9 Januari 2020 tentang pengukuhan, pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan perwira, bintara dan pns Polri di lingkungan Polda Sulut.

Inspektur upacara, Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si dalam amanatnya menyampaikan terima kasih kepada pejabat yang lama KOMPOL Meiske Ering, yang sudah bertugas kurang lebih 3 tahun 6 bulan, dan sudah memberikan perubahan serta inofasi di Polres Tomohon, dan selamat atas promosinya sebagai kabag ren Polresta Manado.

Kapolres juga mengucapkan selamat bergabung, kepada pejabat yang baru, KOMPOL Sumaji, S.Sos, banyak tantangan yang akan di hadapi dan pasti sulit serta berat, tetapi ketika dikerjakan dengan penuh loyalitas, semangat dan mau bekerja sama, maka semuanya akan menjadi mudah, tambah Kapolres.

"Saya berharap, dengan adanya mutasi ini, kita semua, seluruh personil Polres Tomohon, akan lebih meningkatkan, pelayanan kita kepada masyarakat", tutup Kapolres.

Kegiatan upacar serah terima jabatan, Kabag Ren Polres Tomohon, diikut oleh
Waka Polres Tomohon KOMPOL Deessy A. Bolang, S.Pd, Para Kabag, seluruh Kapolsek, perwira, brigadir, Pns dan pengurus Bhayangkari Polres Tomohon.

Kapolres Tomohon Irup HUT Satpam ke - 39

Humas Polres Tomohon, Rabu 22 Januari 2020


Hari ini, Satuan pengamanan yang ada di Kota Tomohon, memperingati hari ulang tahun yang ke - 39. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya, upacara dilapangan apel Polres Tomohon.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si bertindak selaku inspektur upacara dalam pelaksanaan upacara HUT Satpam ke - 39.


Dalam sambutannya, Kapolres Tomohon membacakan amanat Kepala Kepolsian Negara Republik Indonesia.

Tema hari ulang tahun Satpam ke - 39 tahun ini adalah "Satuan Pengamanan Berbasis Kompetensi Mewujudkan SDM Unggul Untuk Terciptanya Situasi Kamtibmas Yang Kondusif dan Terjaminnya Keamanan di Lingkungan Kerja Menuju Indonesia Maju", ucap Kasat Binmas IPTU Johny M. Kreysen.

Dalam rangakaian kegaiatan hari ulang tahun Satpam ke - 39 ini, di samping diadakan upacara, juga di tandai dengan pemasangan lilin hut ke - 39, yang dipasang oleh Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si, didampingi forkopimda dan tamu undangan yang ada.

Dalam kegiatan memperingati hut satpam ini, juga dilaksanakan pemberian hadiah, kepada satpam teladan, dan satpam yang menjuarai lomba PBB dan gatur, yang dilaksanakan oleh panitia, yang diprakarsai oleh Satuan Binmas Polres Tomohon, tambah Kasat Binmas IPTU Johny.

Anggota Satuan pengamanan adalah mitra kerja dari Polri, untuk membantu menjaga keamanan, khususnya kdilingkungan di mana anggota satpam itu bekerja, tambah kasat Binmas.

Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun satpam ke - 39 ini, ada peragaan yang dilakukan oleh anggota satpam, berupa atraksi yel-yel dan senam tongkat T, tutup KBO Binmas IPDA Didi Sudarsono.

Jago Merah Mengamuk, Satu Unit Rumah Habis Terbakar

Humas Polres Tomohon, Selasa 21 Januari 2020


Kembali peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Hukum Polres Tomohon, yang kali ini terjadi di Desa Tincep jaga tiga Kecamatan Sonder dan menghanguskan satu unit bangunan rumah yang terbuat dari kayu, milik dari Keluarga Rondonuwu - Kalalo.

Kejadian kebakaran ini terjadi, pada selasa 21 Januari 2020 jam 09.15 wita.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, dimana saat peritiwa kebakaran terjadi, tidak ada orang di dalam rumah, karena pemilik rumah bapak Yan Rondunuwu, berada di rumah anaknya, di Desa Kauneran Kecamatan Sonder.

"Kita kurang tau kita pe rumah so tabakar, setelah kita pe cucu Fongli Onibala ba telepon, kong kase tau kalu tu rumah di Tincep so ta bakar" (Saya mengetahui kalau rumah saya sudah terbakar, setelah mendapat informasi melalui telepon, dimana cucu saya yang bernama Fongli Onibala mengatakan kalau rumah saya yang di Tincep sudah terbakar, ungkap bapak Yan Rondonuwu.

Menerima informasi itu, Saya langsung pulang ke Desa Tincep, dan mendapati kalau rumahnya yang terbuat dari kayu sudah hangus terbakar, tambah bapak Yan.

Keterangan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, seperti penuturan bapak Alex Sumilat, yang rumahnya berdekatan dengan rumah yang terbakar mengatakan, sebelum kejadian saksi melihat asap di dapur, dan saksi mengira kalau pemilik rumah sedang memasak menggunakan tungku, dan saksi sempat bertanya kepada ibu Lince Rondonuwu, namun ibu Lince Rondonuwu mengatakan kalau di rumah tersebut tidak ada orang.

Tak berapa lama kemudian, saksi melihat kepulan asap tebal dari arah dapur, dan kebakaran sudah terjadi.

Api baru bisa dipadamkan setelah, dua unit kendaraan pemadam kebakaran datang ke tkp untuk mematikan api, di bantu oleh warga yang ada di sekitar lokasi kebakaran.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Sonder IPDA Hentje Talumepa, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Benar telah terjadi peristiwa kebakaran, satu unit rumah dengan ukuran 6 x 7 meter, yang terbuat dari kayu, di Desa Tincep Kecamatan Sonder milik dari keluarga Rondonuwu - Kalalo, ucap Kapolsek.

Kobaran api, bisa dipadamkan setelah dua unit kendaraan pemadam kebakaran milik pemkab Minahasa datang ke tkp memadamkan api dan juga di bantu oleh warga yang ada di sekitar tempat kejadian perkara, tambah IPDA Hentje.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, sedangkan kerugian sekitar 200 juta rupiah, dan saat ini lokasi kejadian sudah di police line, untuk kepentingan penyelidikan", tutup Kapolsek Talumepa.




Asik Pesta Ehabond, 7 Anak Muda Diamankan Tim Cekal Sabhara Res Tomohon

Humas Polres Tomohon, Selasa 21 Januari 2020


Jajaran Polres Tomohon di tahun 2020, tetap berkomitmen untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, yang ada di Kota Tomohon, apalagi yang meresahkan Masyarkat.

Semua Satuan, polsek jajaran dan tim yang di bentuk, seakan berlomba dan berbuat dengan maksimal untuk menjaga keamanan di Kota Tomohon.


Tim CEKAL (Cegah Tangkal) Sat Sabhara Polres Tomohon pimpinan AIPDA Melky Rotikan yang berjumlah enam personil berhasil mengamankan kelompok remaja yang sedang melaksanakan pesta ehabond di Kelurahan Tumatangtang Kecamatan Tomohon Selatan, pada Selasa 21 Januari 2020 jam 00.15 wita.

Saat melakukan patroli, kami menemukan kelompok anak muda, yang sedang kumpul di salah satu bangunan bekas toko, yang ada di Kelurahan Tumatangtang Kecamatan Tomohon Selatan, ungkap Aipda Kiki.

Kami kemudian melakukan pemeriksaan kepada kelompok anak muda ini, apalagi waktu sudah larut. Saat di periksa, kami menemukan lem ehabond, dan saat diinterogasi, ternyata kelompok anak muda ini, mengakui bahwa mereka sedang menghirup lem ehabond, dan lem ehabond yang ditemukan adalah milik mereka, tambah Aiptu Kiki.

Ada tujuh anak muda yang kami amankan masing-masing GR alias Geo (15), FP alias Fico (19), YR alias Yosua (16), WM alias Waraney (17), MJS alias Migel (22), RP alias Olan (22) dan RT alias Rifki (22) kesemuanya warga Tumatangtang satu dan Matani, selanjutnya ke tujuh anak muda ini diamankan di Polres Tomohon, tutup Aipda Kiki.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui kasat sabhara AKP Edy Suryanto membenarkan bahwa telah diamankan 7 anak mudah, oleh tim cekal Sat Sabhara Polres Tomohon.

Sangat disayangkan, kelompok anak muda ini, bahkan masih ada yang berusia remaja, yang melakukan pesta lem ehabond, apalagi mereka masih berada di jalanan pada waktu yang sudah larut, tambah Kasat AKP Edy.

"Tentunya peran orang tua, sangat dibutuhkan untuk mengawasi anak-anak yang ada, apalagi ketika sudah larut malam, belum pulang ke rumah. Jangan nanti kita sebagai orang tua akan menyesal, ketika anak-anak kita sudah terlibat hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi dengan ke tujuh anak muda yang diamankan tim CEKAL Sat Sabhara karena menghirup lem ehabond," tutup Kasat Sabhara AKP Edy Suryanto.



Mabuk dan Mengancam Menggunakan Pisau, Warga Sinisir Diamankan Tim Totosik

Humas Polres Tomohon, Selasa 21 Januari 2020

Jangan sekali-kali berkeinginan membuat keributan, ingin membuat masyarakat merasa takut, atau melakukan tindak pidana di Kota Tomohon, karena pasti kalian akan berhadapan dengan Tim kami.

Kalimat ini tentunya pantas disematkan kepada Tim Totosik pimpinan Bripka Yanny Watung, yang tak pernah merasa lelah dan hilang semangat, dalam memberantas para pelaku, tindak pidana di Kota Tomohon.


Hal ini dibuktikan saat Tim Totosik, mengamankan RK alias Rivael (23) warga Desa Sinisir Kecamatan Modoinding Kecamatan Minahasa Selatan, pada senin 20 Januari 2020 jam 23.30 wita.

Rivael diamankan Tim Totosik, karena melakukan pengancaman dengan menggunakan pisau, kepada kasir yang bekerja di salah satu toko, yang ada di Kelurahan Paslaten Kecamatan Tomohon Timur.

Kami mendapat informansi dari warga, bahwa ada orang yang melakukan pengamcaman, dengan menggunakan pisau, di salah satu toko yang ada di Kelurahan Paslaten, ucap Ka Tim Totosik Bripka Yanny.

Mendapat informasi kami langsung menuju ke TKP, dan benar, saat di TKP kami mengamankan Rivael yang sudah dalam keadaan mabuk, dan setelah di geledah di dapati satu buah pisau yang diselipkan di pinggang, dan berdasarkan informasi yang ada, lelaki inilah yang melakukan pengancaman, dengan menggunakan pisau kepada kasir yang bekerja di toko, tambah Bripka Yanny.

Lelaki Rivael bersama barang bukti satu buah pisau, sudah diamankan dan diserahkan ke Polsek Tomohon Tengah, untuk proses lanjut, tutup Bripka Yanny.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Tomohon Tengah KOMPOL Chilion Diar, membenarkan kejadian tersebut.

"Saat ini pelaku dan barang bukti satu buah pisau, sudah diamankan di Polsek Tomohon Tengah, untuk proses lebih lanjut", tutup Kapolsek.