Call Center Polres Tomohon

Call Center Polres Tomohon
Diinformasikan kepada masyarakat, yang memerlukan kehadiran Polri khususnya Polres Tomohon, segera hubungi call center Polres Tomohon di nomor 08 5858 110 110, baik melalui WA atau telp , jangan lupa di nomor 08 5858 110 110
Biar Masa Depan Itu Dapa Lia Gelap Mar Kalo Torang Tetap Ba Usaha Deng Nda Patah Semangat Tetap Sukses Itu Mo Iko Dari Belakang By. Humas Polres Tomohon

SPKT Polres Tomohon, terima laporan Persetubuhan Terhadap Anak dan Perzinahan

TOMOHON (28/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Hukum Polres Tomohon pada Senin (27/02/2017) kemarin terbilang aman dan kondusif. Ada 2 (dua) Laporan dari masyarakat yang diterima oleh Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tomohon.



Pertama, laporan Persetubuhan Terhadap Anak, yang dilaporkan oleh perempuan YS Lomboan (orang tua kandung korban) Warga Kelurahan Tinoor I Lingkungan III Kecamatan Tomohon Utara. Menurut laporan YS bahwa anak perempuannya yang bernama Novika alias NR (16Thn) berstatus masih pelajar, sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah. Setelah dilakukan pencarian, YS menemukan anaknya berada di rumah lelaki Yeheskiel alias YT, warga desa Tumaluntung Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. YS pun menanyakan sebab Novika (anak perempuan YS) tidak pulang ke rumah dan Novika menjawab bahwa Novika telah disetubuhi oleh Yeheskiel dan persetubuhan itu terjadi sekitar bulan Januari 2017 di Kompleks Unsrit Kelurahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara. YS sebagai Ibu dari Novika merasa keberatan dengan apa yang telah dilakukan Yeheskiel terhadap Anaknya dan melaporkan Yeheskiel ke SPKT Polres Tomohon untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
 


Kedua, laporan tentang Perzinahan yang dilaporkan oleh perempuan Yolanda alias YL (40Thn), Warga Desa Tincep Jaga II Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa. Dalam Laporannya, YL menerangkan bahwa pada hari Kamis (23/02/2017), saat YL berada di Desa Tincep, YL menerima telepon masuk dari perempuan Meske Rumagit warga Kelurahan Matani II Kecamatan Tomohon Tengah, bahwa suami YL yaitu Jhonny alias JR (44Thn), sedang berada di Kelurahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara, bersama seorang perempuan dan sudah mempunyai anak perempuan. Mendengar hal itu, YL yang kurang percaya dengan perkataan Meske, ingin mengecek dan membuktikan langsung kebenaran berita tersebut, YL pun mendatangi Meske dan bersama-sama mengecek kebenaran berita tersebut, ternyata benar bahwa suaminya sedang bersama dengan perempuan lain dan mempunyai seorang anak perempuan. YL merasa keberatan dan melaporkan Suaminya ke SPKT Polres Tomohon.

Kapolres Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.IK, melalui Kasubbag Humas Polres Tomohon IPDA J.M. Kreysen membenarkan kedua laporan tersebut dan mengatakan bahwa kesua kasus tersebut sedang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Tomohon.

Rusak TV di Karaoke, SW diamankan Kepolisian Sektor Tomohon Tengah

TOMOHON (25/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Pengrusakan di Tempat Karaoke Keluarga kembali terjadi di Wilayah Hukum Polres Tomohon, kali ini terjadi di Kelurahan Kolongan Lingkungan VII Kecamatan Tomohon Tengah tepatnya di tempat Karaoke TERESIA. Kejadian tersebut dilaporkan oleh Yeremia alias YP (20Thn) yang bekerja sebagai Karyawan Karaoke TERESIA.

Menurut keterangan YP bahwa pengrusakan dilakukan oleh Steven alias SW warga Talete Kecamatan Tomohon Tengah yang bekerja sebagai anggota Sat Pol-PP bersama 5 orang temannya.

YP menjelaskan bahwa kejadian berawal dari SW bersama 5 orang temannya masuk dalam Karaoke dan Membooking salah satu ruangan Selama 2 jam. Melihat waktu sewa ruangan karaoke hampir habis, YP (Karyawan Karaoke) masuk ke ruang karaoke hendak mengigatkan kepada SW bersama 5 temannya, tetapi YP mendapati Televisi di Ruangan Tersebut telah Di Rusak oleh Terlapor dan temannya. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai 10 Juta rupiah.

Kapolsek Tomohon Tengah KOMPOL Franky Manus, S.H. bersama Tim Srigala Polsek segera menindaklanjuti Laporan tersebut dan pada pagi tadi berhasil mengamankan SW di rumahnya tanpa perlawanan.

"Secepatnya, Kepolisian Sektor Tomohon Tengah akan selesaikan kasus ini." pungkas Kapolsek.

Kapolres Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.IK, melalui Kasubbag Humas Polres Tomohon IPDA J.M. Kreysen membenarkan kejadian tersebut.

Nyaris Diperkosa, Siti dihantam dengan Batako dikepala

TOMOHON (25/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Kasus penganiayaan lagi-lagi terjadi di Wilayah hukum Polres Tomohon, tepatnya di Kelurahan Walian Lingkungan III Kecamatan Tomohon Selatan. Penganiayaan tersebut dilakukan oleh seorang lelaki yang tidak dikenal terhadap perempuan Siti Najmia (16Thn), warga Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan pada Jumat (24/02/2017) sekitar pukul 18.30 Wita.



Dalam laporannya Siti menjelaskan bahwa saat itu ia sedang sendirian didalam rumahnya, kemudian ia mendengar ada orang di depan rumahnya yang mengatakan bahwa ada pesanan dari bos, mendengar perkataan itu, Siti pun membuka pintu dan melihat seorang lelaki yang tidak dikenal membawa sebuah bungkusan, tanpa curiga Siti pun langsung mengambil sebuah bungkusan yang dibawa oleh lelaki yang tidak dikenalnya itu dan bermaksud menutup kembali pintu rumah, namun Lelaki yang tidak dikenal itu mendorong Siti dan mengunci pintu dari dalam rumah, saat itu Siti langsung berteriak namun lelaki yang tidak dikenal mencekik dan menutup mulut Siti dengan tangan, selanjutnya Lelaki itu mengikat leher, tangan dan kaki Siti dengan maksud akan memperkosa namun Siti melakukan perlawanan dan Lelaki itupun memukuli Siti menggunakan batu batako dibagian kepala dan tidak lama kemudian lelaki itu keluar dan melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut Siti menderita luka pada bagian kepala, memar pada tangan, punggung dan pipi sebelah kiri, serta kehilangan uang sebesar Rp. 1.700.000.- (satu juta tujuh ratus ribu rupiah).

Saat ini Siti sementara dirawat di rumah sakit Gunung Maria Tomohon.

Satuan Reserse Kriminal Polres Tomohon sedang menindak lanjuti dengan menyelidiki kasus tersebut.

Kapolres Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.IK, melalui Kasubbag Humas Polres Tomohon IPDA J.M. Kreysen, membenarkan laporan tersebut dan mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang berada di Wilayah Hukum Polres Tomohon untuk waspada dengan kejadian seperti yang dialami Siti Najmia, karena kejadian tersebut adalah modus para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya seperti pencurian/perampokan.

"Jika ada orang yang tidak dikenal atau orang asing datang kerumah kita dan saat itu kita lagi sendirian dirumah, maka kita jangan langsung membuka pintu, bahkan ketika orang asing membawa paket atau membawa jualan, jangan bukakan pintu. Sebaiknya kita tanyakan dulu apa tujuan orang itu? dan ketika orang itu mengatakan membawa paket/pesanan dari orang atau perusahaan yang tidak kita kenal, maka kita harus Waspada dan jangan membukakan pintu, karena itu salah satu modus dari para pelaku kejahatan untuk melakukan Aksinya." tutup Kreysen.

Diancam lewat Handphone, MS alias Monci Lapor Polisi

TOMOHON (24/02/2017), (Tribratanewstomohon) - SPKT Polres Tomohon menerima laporan warga terkait tindak pidana kasus Pengancaman. Kamis (23/02/17)

MS alias Monci warga Kelurahan Kakaskasen I Kecamatan Tomohon Utara melaporkan tindakan pengancaman terhadap dirinya yang dilakukan oleh Lelaki Frans alias AS melalui via telepon pada hari Senin (20/02/2017) sekitar jam 18.30 Wita. Akibat dari pengancaman tersebut Monci merasa tidak nyaman dan takut sehingga melaporkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian Resor Tomohon.



Dalam laporannya, Monci mengatakan bahwa dia merasa keberatan dengan ancaman yang dilakukan oleh AS, karena tanpa sebab yang jelas AS menelepon pelapor (Monci) dan menyampaikan kalimat-kalimat yang mengancam yakni "Dimana ngana? Torang baku dapa kong kase tunjung ngana pe laki-laki, ngana kita mo tes, ngana kan kabal!, dimana jo dang ngana pe mau, terserah ngana mo pake, mo tombak, mo peda, terserah pa ngana", tetapi saat itu Monci tidak menanggapi dan berupaya untuk tidak bertemu dengan AS.

Kapolres Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK, melalui Kasubbag Humas Polres Tomohon membenarkan laporan tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari Laporan Polisi agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan, Piket Reserse Kriminal Polres Tomohon langsung mendalami kasus tersebut.

Aksi Galang Dana Sat Lantas Polres Tomohon bersama Dealer Honda Tomohon dan JIT

TOMOHON (24/02/2017), (Tribratanewstomohon) – Satuan Lalu Lintas Polres Tomohon bersama Dealer Honda Tomohon dan Wartawan yang tergabung di Jurnalis Independen Tomohon (JIT) melaksanakan aksi penggalangan dana di Pusat Kota Tomohon. Kamis (23/02/2017)

Aksi penggalangan dana dilaksanakan selama 3 hari, dimulai pada hari Kamis (23/02/2017) sampai Sabtu (25/02/2017).


Kasat Lantas Polres Tomohon AKP J. S. DOTULONG mengatakan bahwa Aksi ini bertujuan untuk membantu korban banjir yang terjadi di Kota Tomohon pada hari Minggu (19/2/2017). Aksi ini juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama yang menjadi korban bencana.


Kapolres Tomohon AKBP MONANG M.Z. SIMANJUNTAK, S.IK, mengapresiasi dan sangat mendukung pelaksanaan aksi penggalangan dana tersebut.

Kapolres mangatakan bahwa Peduli terhadap sesama yang mengalami kesusahan adalah perbuatan yang sangat Mulia, selain itu dengan aksi tersebut dapat mengajarkan setiap warga untuk peduli dan berbagi terhadap sesama mereka yang membutuhkan bantuan.

"kegiatan yang dilaksanakan sangatlah positif, mendidik dan membangun kepedulian warga Kota Tomohon maupun warga luar Kota Tomohon, karena bukan hanya warga yang tinggal di Kota Tomohon saja yang dapat memberikan bantuan, tetapi juga warga yang tinggal di Luar Kota Tomohon saat melewati pusat Kota Tomohon dapat memberikan bantuannya." tambah Kapolres.

"Jangan pernah berhenti untuk melakukan aksi-aksi atau kegiatan-kegiatan Kepedulian untuk sesama apalagi bagi korban Bencana, Kami keluarga besar Polres Tomohon dan Jajaran sangat mendukung dan siap untuk membantu pelaksanan aksi-aksi / kegiatan-kegiatan yang bersifat kepedulian untuk sesama." tutup Kapolres.

Hari terakhir Latja, Kapolres Tomohon Cek Kondisi dan Uji Pengetahuan ke 25 Siswa Brigadir Gasum Polri T.A. 2017

TOMOHON (22/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Di hari terakhir pelaksanaan Latihan Kerja (Latja) di Polres Tomohon, Kapolres Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK pada apel pagi tadi mengecek Kondisi dan Menguji Pengetahuan ke 25 Siswa Brigadir Gasum Polri T.A. 2017.




Kapolres mengecek Kondisi kesehatan ke 25 Siswa apakah selama 6 (enam) hari melaksanakan Latja di wilayah Polres Tomohon ada yang mangalami sakit atau tidak. Selain itu Kapolres juga menguji Pengetahuan ke 25 siswa dengan melakukan tanya jawab menyangkut tugas Kepolisian yang sudah didapat selama 6 hari Latja di Wilayah Polres Tomohon khususnya Lima Fungsi Teknis Kepolisian yakni Intelkam, Reskrim, Binmas, Sabhara dan Lalulintas.

Mengakhiri Latja, Kapolres Tomohon mengucapkan Terima Kasih kepada para Siswa yang dalam pelaksanaan Latja telah mematuhi aturan-aturan yang berlaku di Polres maupun Polsek jajaran serta telah melaksanakan Latja dengan begitu baik.

"diharapkan kepada 25 siswa untuk terus belajar khususnya Ilmu Kepolisian, karena dengan belajar maka pengetahuan akan semakin bertambah dan lebih luas lagi. Semoga apa yang Siswa dapat pada Latihan Kerja di wilayah Polres Tomohon ini, dapat dipahami dan dijadikan pengalaman untuk bekal dalam melaksanakan tugas kedepan." tutup Kapolres.

Selesai Apel pagi, 25 Siswa Brigadir Gasum Polri T.A. 2017 berjabatan tangan dengan Kapolres Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK.




Si Jago Merah Lalap 4 Ruangan SMP Katolik Bunda Hati Kudus Woloan III



TOMOHON (21/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Empat ruangan Sekolah SMP Katolik Bunda Hati Kudus Woloan III Kecamatan Tomohon Barat, habis dilalap si jago merah. Selasa, (21/02/2017) Pukul 00.30 Wita.

Ke empat ruangan tersebut habis terbakar oleh si jago merah. Mulai bagian atapnya sampai barang-barang dan dokumen yang ada dalam ruangan tersebut juga habis terbakar.

Delfie Poluan (28Thn) Sekuriti di RS Gunung Maria Tomohon yang juga warga Woloan III, dengan jarak rumahnya sekitar 30 meter dari sekolah yang terbakar, menerangkan bahwa saat menonton TV bersama teman-teman di Rumahnya, ia melihat ada kobaran api yang berasal dari ruang guru. Itu terjadi sekitar jam 00.30 Wita. Melihat kobaran api tersebut, Delfie bersama teman-temannya langsung bergegas untuk memadamkan api menggunakan Air dengan peralatan seadanya.

Tidak lama kemudian datang Tiga unit pemadam kebakaran Pemerintah Kota Tomohon dan satu unit damkar dari PT PGE Area Lahendong. Namun karena tiupan angin yang kencang seluruh ruangan beserta isinya, habis dilalap si jago merah. Dan api berhasil dipadamkan sekitar jam 02.30 Wita.

Kapolres Tomohon AKBP MONANG M.Z. SIMANJUNTAK, S.iK, melalui Kasubag Humas IPDA J.M. KREYSEN membenarkan kejadian tersebut.

"Untuk sementara kita masih dalami untuk mengetahui penyebab kebakaran dan selidiki serta ambil keterangan di TKP dulu, Tim identifikasi Polres Tomohon sudah diturunkan untuk melakukan olah TKP”. Jelas Kreysen.

Kapolres Perintahkan Kapolsek turun langsung membantu warga yang terkena bencana

TOMOHON (20/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Kapolres Tomohon AKBP MONANG M.Z. SIMANJUNTAK S.IK Menginstruksikan kepada Kapolsek jajaran Polres Tomohon yang Wilayahnya terkena Musibah yakni Kapolsek Sonder, Kapolsek Tomohon Selatan dan Tohon Tengah untuk tanggap dan respon terhadap kondisi Alam yang melanda Wilayah masing-masing. Senin, (20/02/2017) pagi tadi.



Instruksi Kapolres Tomohon diantaranya dengan memerintahkan kepada Kapolsek Jajaran untuk membantu warga serta melakukan pendataan dengan turun langsung melihat kondisi warga yang terkena bencana alam banjir dan tanah longsor.

Respon para kapolsekpun, dengan sesegara dilaksanakan, Kapolsek yang wilayahnya terkena musibah, langsung melakukan pendataan dan membantu warga yang terkena musibah bencana alam.

Kapolres mengatakan bahwa Polri harus terdepan dalam melihat dinamika permasalahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, baik permasalahan Ideologi, Politik, Hukum dan Keamanan serta Permasalahan Sosial seperti menurunkan anggota untuk membantu Korban Bencana alam yang melanda Wilayah Hukum Polres Tomohon.

"Kepekaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada sesama dengan tetap berkoordinasi dengan
pemerintah setempat, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tomohon." Pungkasnya.

Kapolres Tomohon melalui Kasubbag Humas Polres Tomohon IPDA J.M. KREYSEN, mengatakan bahwa Kapolsek jajaran yang wilayahnya terkena musibah bencana alam, telah melaporkan pelaksanaan bantuan terhadap warga yang terkena musibah.

4 JAM CURAH HUJAN DI TOMOHON, LONGSOR DAN GENANGAN AIR BESAR DI MANA-MANA.

TOMOHON (19/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Hujan deras selama kurang lebih 4 jam, mengakibatkan genangan banjir, Lumpur dan Longsor di Wilayah Hukum Polres Tomohon. Minggu, (19/02/2017) sekitar Jam 15.00 Wita.



Banjir menggenangi beberapa tempat di Kecamatan Tomohon Selatan masing-masing di Kelurahan Walian II (Perum atas) sekitar 15 rumah penduduk tergenang banjir dan 1 Gereja GMIM Bukit Zaitun ikut tergenang, di Kelurahan Walian I sekitar 8 rumah tergenang banjir, Kelurahan Walian sekitar 10 rumah tergenang banjir dan Kelurahan Tumatangtang sekira 8 rumah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan kerugian akibat genangan belum dapat ditaksir.
Informasi terakhir yang diperoleh yakni air mulai surut pada sekitar jam 18.00 Wita.

Di Kecamatan Sonder, terjadi Longsor dan Pohon tumbang tdi ruas jalan antara Sonder dan Leilem, juga Banjir di Desa Tounelet yang merendam kandang ternak Babi yang mengakibatkan ternak Babi ada yang selamat juga ada yang terbawa arus. Kerugian belum dapat ditaksir.

Di ruas jalan Tomohon-Tondano juga terjadi genangan air disertai lumpur / becek yang menumpuk di jalan sehingga mengakibatkan kemacetan di ruas jalan tersebut.

Kapolres Tomohon AKBP MONANG M.Z. IMANJUNTAK S.IK memerintahkan para Kapolsek jajaran agar menurunkan personil untuk membantu masyarakat yang terkena musibah juga membersihkan jalan yang tertutup Longsor dan Lumpur serta mengatur arus lalu lintas.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan ini.

"Masyarakat terutama yang berada di pinggiran Bukit maupun dekat saluran Air, melihat kejadian sore tadi, diharapkan harus meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati karena curah hujan yang cukup tinggi terjadi beberapa hari ini dan sangat berpotensi terjadinya Banjir dan tanah longsor. Segera lapor ketika terjadi sesuatu yang membahayakan." Kata Kapolres.

Kapolres juga menambahkan, guna antisipasi dan deteksi dini terjadinya banjir maupun longsor, ia memerintahkan Polsek jajaran maupun Bhabinkamtibmas agar mengecek setiap desa/kelurahan binaannya, terutama rumah warga yang berada di pinggiran bukit yang berpotensi terkena longsor maupun rumah yang dekat saluran air yang berpotensi meluapnya air dan berakibat banjir.

"Ini wajib dilakukan, deteksi dini terhadap situasi terkini, baik bencana alam maupun situasi kamtibmas lainnya agar mudah untuk berkoordinasi dengan pihak terkait, juga selalu terpantaunya situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tomohon ini, serta terciptanya rasa aman, damai dan kondusif." tutup Kapolres

Polres Tomohon terima 25 Siswa Brigadir Gasum Polri 2017 untuk Latihan Kerja

TOMOHON (17/02/2017), (Tribratanewstomohon) - Bertempat di Halaman Mapolres Tomohon, Kepala Kepolisian Resor Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK., pada Upacara bulanan pagi tadi mengucapkan selamat datang kepada 25 Siswa Diktuk Brigadir Polri TA. 2017 untuk Melakukan Giat Latja ( Latihan kerja ) di Wilayah Hukum Polres Tomohon.

Ke 25 Siswa tersebut diserahkan oleh Gadik Madya SPN Katombasan AKBP L. TATONTOS pada kemarin hari Kamis (16/02/2017).

Kapolres Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK. dalam Kesempatannya memberikan Sambutan dan Arahan yang Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa di Wilayah jajaran Polda Sulut Khususnya Polres Tomohon mulai Tanggal 16 s/d 22 Februari 2017, telah Menerima Siswa Diktuk Brigadir Polri TA. 2017 sebanyak 25 Siswa dan akan ditempatkan di Polres Tomohon juga di jajaran Polsek Wilayah Polres Tomohon.
 
"Kegiatan dimaksud merupakan salah satu cara untuk mencapai Tujuan Pendidikan juga upaya Pembekalan untuk menghasilkan Brigadir Polisi yang memiliki Sikap, Prilaku, Pengetahuan, Ketrampilan Dasar Tekhnis dan Taktis, sebagai Polisi Tugas Umum yang dalam Pelaksanaan Tugasnya memelihara Kamtibmas, sebagai Pelindung, Pengayom, dan Pelayan Masyarakat serta Penegak Hukum yang Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya)." kata Kapolres.

Kapolres juga mengatakan bahwa Pelaksanaan Latihan Kerja Para Siswa tentang Fungsi Tekhnis Kepolisian di Polres Tomohon ini hanya memiliki jangka waktu yang bisa katakan singkat atau sedikit, namun demikian sekiranya apa yang Para Siswa Pelajari melalui Perwira Pembimbing Tekhnis dan juga Mentor di Polres Tomohon maupun di Polsek dapat menjadikan Siswa menjadi Brigadir-Brigadir muda yang menjadikan Polri semakin di cintai masyarakat.

"Laksanakanlah Latihan Kerja ini dengan Penuh Keikhalasan dan Patuhi aturan - aturan yang ada di Polres Tomohon dan Polsek maupun yang sudah diatur dalam Lembaga Pendidikan, semoga para siswa dapat memahami dan menjadikan pengalaman Latja di Polres Tomohon ini sebagai Bekal dalam melaksanakan tugas nantinya." tutup Kapolres.
 
Dalam pelaksanaan Latja, pagi tadi ke 25 Siswa dibagi menjadi 3 (tiga) Kelompok oleh Kabag Sumda Polres Tomohon KOMPOL John F. Torondek dan di tugaskan di 3 (tiga) Polsek terdekat di Wilayah Polres Tomohon yakni Polsek Tomohon Utara, Polsek Tomohon Tengah dan Polsek Tomohon Selatan.