Call Center Polres Tomohon

Call Center Polres Tomohon
Diinformasikan kepada masyarakat, yang memerlukan kehadiran Polri khususnya Polres Tomohon, segera hubungi call center Polres Tomohon di nomor 08 5858 110 110, baik melalui WA atau telp , jangan lupa di nomor 08 5858 110 110
Biar Masa Depan Itu Dapa Lia Gelap Mar Kalo Torang Tetap Ba Usaha Deng Nda Patah Semangat Tetap Sukses Itu Mo Iko Dari Belakang By. Humas Polres Tomohon

Akibat Cinta Terpendam

Humas Polres Tomohon,- Selasa, 15 Oktober 2019

Karena cinta yang terpendam dan tak mampu diutarakan, menyebabkan MM alias Gode (29) warga Kelurahan Kakaskasen satu, berusaha nekat ingin memperkosa SP (19) warga Kakaskasen dua.


Peristiwa percobaan pemerkosaan ini terjadi pada senin 14 oktober 2019 di rumah MM alias Gode dinkelurahan Kakaskasen 2 Kecamatan Tomohon Utara. Kejadian ini berawal ketika MM alias Gode, datang dan makan di rumah SP pada jam 13.00 wita. Hal ini sudah sering dilakukan, karena MM alias Gode memiliki hubungan sebagai teman dengan orang tua SP.

Selasai makan, MM alias Gode menghampiri dan mengajak SP untuk kerumahnya di kelurahan Kakaskasen dua, untuk makan snack dan minum miras bersama dengan teman-temannya.

Jam 15.30 wita, SP dengan menggunakan transportasi ojek menuju ke rumah MM alias Gode. Sampai di lokasi, ternyata hanya mereka berdua yang ada di dalam rumah. Saat itu MM alias Gode menawari SP untuk minum minuman keras, namun di tolak oleh SP.

Karena hanya ada mereka berdua dalam rumah, SP berniat untuk pulang kerumahnya, dan menyampaikan niatnya kepada pelaku. Saat itu juga MM alias Gode, langsung memeluk SP dan mengangkat tubuhnya, kemudian dengan paksa membawa SP ke dalam salah satu kamar yang ada di rumah tersebut. Mendapat perlakuan seperti itu, SP ketakutan dan berteriak meminta tolong. 

Tim Totosik Polres Tomohon di bawah pimpinan Bripka Yanny Watung, yang sedang melakukan patroli mendengar teriakan seorang wanita, saat itu juga Tim Totosik berhenti dan mengecek arah suara teriakan yang berasal dari salah satu rumah warga.

Setelah melakukan pemeriksaan, Tim Totosik menemukan SP yang berada dalam kamar sedang menagis ketakutan, dan MM alias Gode ketika melihat kehadiran Tim Totosik, berusaha untuk melarikan diri. Namun karena kesigapan personil, berhasil mengamankan Pelaku.

Hasil interogasi di tempat kejadian perkara terhadap MM alias Gode dan SP, di duga kuat ada upaya yang akan dilakukan oleh MM alias Gode yang ingin memperkosa SP.

Mm alias Gode mengakui, bahwa selama ini dia suka dengan SP namun hal itu tidak bisa diutrakan secara langsung, sehingga dia nekat melakukan usaha untuk memperkosa SP.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.I.K, S.H., M.Si melalui Paur Subbag Humas Polres Tomohon Aiptu Johny F. Rumagit membenarkan kejadian tersebut, "saat ini lelaki MM alias Gode sudah diamankan di Mapolres Tomohon, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya", tutup Paur Subbag Humas.

POLICE GO TO SCHOOL

HUMAS POLRES TOMOHON, Senin 14 Oktober 2019, Jam 07.00wita. Polres Tomohon melaksanakan kegiatan Keamanan Ketertiban Masyarakat melalui program ‘Police Go To School’, kepada siswa, bertempat di Lapangan Upacara Sekolah Menengah Kejuruan I Kristen Kaaten Tomohon Tengah Kota Tomohon. 

‘Police Go To School’ diawali dengan upacara bendera di pimpin inspektur upacara Kapolres Tomohon Akbp Raswin B Sirait S.Ik, SH, M.Si, diwakili Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Tomohon Inspektur Polisi Satu Johny M. Kreysen, didampingi Kbo Binmas Ipda Didik Sudarsono, Kanit Binpolmas Aipda Calvin Mokoagow, Kanit Binkamsa Bripka Alviktor Umboh S.Th serta Kanit Bintibmas Bripka Lidya Tampi SE.

Pada upacara tersebut, Kasat Binmas Polres Tomohon, menyampaikan himbauan terkait kenakalan remaja dan juga disiplin berlalu lintas, kemudian kepada para pelajar di himbau agar tidak melanggar peraturan tata tertib sekolah serta tidak merokok, tidak mengonsumsi miuman keras dan narkoba yang akan merusak masa depan pelajar itu sendiri.

”Patuhi aturan yang ada disekolah dan jangan pernah sekalipun mengkonsumsi minuman keras atau bahkan menjadi pengguna narkoba karena semua hal itu hanya akan merusak masa depan kalian, ” tutur Kasat Binmas.

Usai upacara, Kasat Binmas kepada awak media menerangkan, tujuan dari dilakukan pembinaan di setiap sekolah untuk memberi pemahaman terhadap siswa-siswi atas bahaya penyalahgunaan obat-obat terlarang dan pergaulan bebas, termasuk minuman keras yang adalah sumber pemicu terjadinya gangguan kamtibmas.

”Kami mengajarkan kepada siswa untuk menghindari kenakalan remaja, apalagi sekarang ini banyak peredaran obat terlarang yang merasuki generasi muda, sehingga perlu sentuhan sejak dini, apalagi akhir-akhir ini banyak ditemukan siswa yang membolos sekolah, sehingga merugikan si siswa sendiri termasuk orang tua siswa, ” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa selain masuk sekolah, pihaknya juga mengajarkan kepada siswa tentang tertib berlalu lintas dan pihaknya juga mendapat respon positive dari para pendidik, dimana tempat dirinya memberikan pembinaan.

” Respon dari guru sangat baik kami dapatkan di lapangan dimana setiap kami melakukan penyuluhan dan sosialisasi, banyak siswa yang mengindahkan nasehat para guru-gurunya, maka itu kami selaku aparat Kepolisian selalu menback up guru-guru disetiap sekolah untuk memberikan pembinaan terhadap para pelajar tersebut, ” jelasnya.

Kasat Binmas juga sempat memberikan kabar gembira kepada para Siswa, bahwa pada sekira bulan maret tahun 2020, akan ada penerimaan Siswa Polri baik Brigadir maupun Akademi Kepolisian, maka sejak saat ini siswa harus mempersiapkan diri baik fisik maupun mental.

Pada akhir sambutan, Kasat juga mengingatkan " Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden agar betul betul adik siswa tidak terpengaruh dengan adanya ajakan dari sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab untuk turun kejalan dalam rangka unjuk rasa, karena terpilihnya pemimpin kita sudah melalui proses konstitusi negara", 

"Lebih baik berjuang dengan Semangat belajar, daripada Berjuang turun ke jalan dan boleh jadi akan berhadapan dengan hukum". Tutup kasat.

Terpisah Kepala Sekolah SMK I Kristen Ibu Altje Santje Liuw S.Pd, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Tomohon yang telah memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada siswanya, sehingga kenakalan remaja dapat dihindari.

” Harapan kami selaku pendidik, kiranya kegiatan ini tidak terputus sampai di sini saja, tapi perlu berkesinambungan, sehingga para siswa dapat memahami dampak dari kenakalan remaja dan upaya pencegahannya demi masa depan anak-anak, ” imbuhnya.

Lerai Pertikaian, Rian Kena Pukul

Humas Polres Tomohon - Minggu, 13 oktober 2019

Sial dialami oleh RP alias Rian, warga Kelurahan Kakaskasen 2, bermaksud melerai adu mulut, malahan dia yang kena pukulan.

Peristiwa ini terjadi di kompleks Kalutay kelurahan Kakaskasen lingkungan 4, dimana korban menghadiri pesta syukur di rumah salah satu warga.


Sekitar jam 01.20 wita, Korban yang berada di acara pesta, melihat ada dua lelaki sedang adu mulut. Melihat hal itu korban mendekati dan bermaksud ingin melerai.

Namun saat itu juga, ketika korban mendekati kedua lelaki tersebut, tiba-tiba langsung dianiaya oleh JL alias Bles (39) dengan menggunakan tangan berulang kali, yang mengakibatkan bibir dan hidung mengeluarkan darah.

Mendapat informasi peritiwa tersebut, Tim Totosik dibawah pimpinan Bripka Yanny Watung mendatangi tempat kejadian perkara, dan saat itu juga langsung mengamankan JL alias Bless, pelaku penganiayaan dan selanjutnya diamankan di Polsek Tomohon Utara

Informasi di tempat kejadian perkara, terjadinya penganiayaan tersebut, dilatar belakangi ketika musik akan dihentikan oleh JL alias Bless pemilik sound system, karena waktu kegiatan sudah melewati batas yang ditentukan.

Saat JL alias Bless mematikan lagu melalui sound sytem, ada pengunjung yang sudah mabuk merasa keberatan dan marah, sehingga terjadi adu mulut dengan pelaku. Saat adu mulut terjadi, datang korban RP alias Rian, yang bermaksud ingin melerai, namun saat itu juga langsung dianiaya oleh Pelaku.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Tomohon Utara AKP Ronny J. Rondonuwu, S.Psi membenarkan kejadian penganiayaan tersebut. "Saat ini pelaku JL alias Bless sudah diamankan di Polsek Tomohon Utara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tutup Kapolsek.

Lantaran durian, Mudu diamankan Totosik

Humas Polres Tomohon- Jumat, 11 oktober 2019
Entah apa yang ada dalam pikiran XP (45) alias Mudu warga Kelurahan Tara-tara 1 sehingga melakukan penganiayaan terhadap SFT alias Santo warga Tinoor 2.


Kamis, jam 19.00 wita, XP alias Mudu diamankan oleh Tim Totosik Polres Tomohon pimpinan Bripka Yanny Watung di tempat tinggalnya, dikelurahan Tara-tara 1 lingkungan 8 kecamatan Tomohon Barat.

Penangkapan ini dilakukan, berdasarkan laporan dari SFT alias Santo di Polsek Tomohon Tengah. Santo melaporkan bahwa, pada jam 01.00 wita, dia telah dianiaya oleh XP alias Mudu disalah satu rumah warga yang ada di kelurahan Tara-tara 1.

Penganiayaan terhadap SFT alias Santo oleh XP alias Mudu, berdasarkan keterangan oleh Mudu, dimana hal itu dilakukannya dilatar belakangi masalah buah durian.

Mudu marah kepada korban, karena anaknya pada beberapa hari yang lalu, dipukul oleh Santo dikarenalan telah mengambil buah durian di kebun milik korban, tanpa seijin pemilik kebun.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Cilion Diar membenarkan peritiwa penganiayaan tersebut, dan saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Tomohon Tengah, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat diamankan XP alias Mudu tidak melakukan perlawanan, tutup Kapolsek

Semangat dan kompak pasti akan mencapai kesuksesan

HUMAS POLRES TOMOHON.- Kamis 10 Oktober 2019, Jam 10.00 wita, bertempat di lapangan apel Polres Tomohon dilaksanakan apel kesiapan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas yang ada di jajaran Polres Tomohon.

Sebanyak 63 Personil Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tomohon yang meliputi wilayah penugasan kecamatan Tomohon Utara, Tomohon Tengah, Tomohon Barat, Tomohon Timur, Tomohon Selatan, Sonder, Tombariri dan Tombariri Timur tanpa terkecuali hadir dalam pelaksanaan apel, bersama dengan kendaraan dinas masing-masing.


Dalam pelaksanaan apel Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tomohon, Personil mendapat arahan langsung dari Waka Polres Tomohon Kompol Deessy A. Bolang, S.Pd.

Dalam arahannya Waka Polres menekankan bahwa, personil Bhabinkankamtibmas merupakan garda terdepan untuk mendapatkan informasi di tengah masyarakat, terutama yang menyangkut situasi kamtibmas, dan sangat diharapkan masing-masing Personil untuk melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

Waka Polres juga menambahkan, jangan sampai ada Pemerintah ataupun masyarakat yang tidak kenal dengan Personil Bhabinkamtibmas yang bertugas di kelurahan maupun desa, ataupun sebaliknya, personil tidak kenal dengan pemerintah ataupun tokoh-tokoh yang ada di lingkungan tempatnya bertugas.

Selesai memberikan arahan Waka Polres didampingi Kasat Binmas Iptu Johny M. Kresyen, melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap kendaraan dinas Bhabinkamtibmas. Hal ini dimaksudkan, untuk melihat kesiapan Personil bersama sarana pendukungnya dalam melaksanakan tugas di tengah-tengah masyarakat.


Selesai melakukan pemeriksaan Waka Polres mengharapkan, supaya kendaraan dinas di rawat dengan sebaik baiknya, apa bila ada kerusakan, segera ajukan kedinas untuk diperbaiki agar tidak ada kendala di dalam melaksanakan tugas, ujarnya. 

Terpisah Kasat Binmas Polres Tomohon Iptu Johny M. Kreysen mengatakan, anggota Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan tugasnya untuk tetap menjaga keselamatan, jauhi pelanggaran, menjaga kerapian dan penampilan, serta tetap menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat.

Kasat Binmas juga berpesan kepada seluruh Personil Bhabinkamtibmas, ”untuk tetap menjaga kekompakan, tingkatkan kinerja, sambangi masyarakat di kelurahan dan desa binaan masing-masing tanpa pandang bulu.

Hal ini dimaksudkan, agar supaya Personil Bhabinkamtibmas dapat di terima dan membaur dengan masyarakat, serta dapat dengan mudah untuk mengetahui setiap perkembangan permasalahan sosial yang ada di tengah masyarakat. 

Kasat Binmas juga berharap kepada seluruh Personil Bhabinkamtibmas, untuk sesegera mungkin melaporkan sekecil apapun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, terutama yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas, tegasnya.

Kasat juga menyampaikan agar, seluruh Personil Bhabinkamtibmas yang ada di jajaran Polres Tomohon, untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas, jalin kerja sama yang baik dengan semua pihak, laporkan sekecil apapun informasi yang berkembang di tengah masyarakat kepada pimpinan, tutupnya.

Terlilit Hutang, Nyawa Melayang

Humas Polres Tomohon,- 08 Oktober 2019
Pada hari selasa sekira jam 15.00 wita warga kota Tomohon dihebohkan dengan penemuan mayat seorang lelaki yang tergantung pada seutas tali di dalam ruang tamu sebuah rumah kontrakan yang terletak di Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan.

Korban seorang lelaki berinisial MK alias Mat (38) yang keseharian berprofesi sebagai tukang dan tinggal dirumah kontrakan yang ada di kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan.

Korban pertama kali ditemukan oleh lelaki Margono dimana Saksi datang ke rumah korban dengan maksud untuk mengajak korban kerja di rumah milik mertua Korban yang sedang membangun. Saksi ketika tiba di rumah kontrakan korban langsung mengetuk pintu rumah yang terkunci dari dalam, karena tidak ada jawaban dari dalam rumah kemudian Saksi melihat dari fentilasi rumah. Saksi terkejut karena saat melihat dari fentilasi, Saksi melihat Korban sudah tergantung pada seutas tali dan tergantung di ruang tamu. Melihat hal itu Saksi membuka paksa pintu rumah dengan cara mendobraknya dan ketika Saksi masuk ke dalam rumah Saksi melihat korban sudah tidak bergerak maka Saksi pulang dan menyampaikan kepada istri korban yang saat itu sedang berada di rumah orang tuanya di kios bakso yang terletak di Kelurahan Matani 3 bahwa suaminya sudah meninggal dunia karena gantung diri di rumah kontrakan mereka yang ada di kelurahan Wailan Kecamatan Tomohon Selatan.

Menurut keterangan Pr. Wiwi Nirwati (34) yang adalah istri korban dimana terakhir saksi melakukan hubungan pembicaraan dengan Korban pada hari senin 07 Oktober 2019 sekira jam 22.00 wita melalui HP dan saat itu Korban mengatakan berada di Manado dan akan segera kembali ke Tomohon.
Saksi juga mengatakan bahwa setahu saksi saat ini korban memiliki hutang namun berapa jumlah hutang tersebut tidak diketahui oleh Saksi. Saksi juga mengatakan bahwa Korban sudah pernah mengatakan kepada Saksi bahwa akan mengakhiri hudupnya dan Korban sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunakan pisau namun hal itu dapat di cegah oleh Saksi.

Kapolres Tomohon AKBP RASWIN B. SIRAIT, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Tomohon Selatan IPTU WIDODO, membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.

"Benar telah ditemukan seorang lelaki MK alias Mat di dalam ruang tamu rumah kontrakan akibat gantung diri dan saat ini oleh pihak keluarga jenazah korban sudah dimakamkan di TPU Muslim Kota Tomohon" jelas Kapolsek.

Totosik Amankan Pelaku Aniaya

Humas Polres Tomohon- 09 Oktober 2019
Pada hari selasa 08 Oktober 2019 sekira jam 22.00 wita bertempat di kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan belakang toko multimart, Tim Totosik Polres Tomohon dibawah pimpinan Ka Team Bripka Yanny Watung mengamankan seorang lelaki berinisial RE alias Beca (27) yang diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan.


Penangkapan terhadap lelaki RE alias Beca berdasarkan Laporan Polisi  yang masuk di SPKT Polres Tomohon yang dilaporkan oleh lelaki HENDRA WAGIU warga Tumatangtang I lingkungan 8 Kecamatan Tomohon Selatan yang keseharian berprofesi sebagi Sopir.

Kronologi kejadian menurut keterangan Pelapor dimana saat Pelapor sedang mengendarai kendaraan roda 2 dan melewati Tempat Kejadian Perkara dimana Pelaku sedang melaksanakan pesta miras di halaman rumah salah satu warga, tiba-tiba Pelapor dipanggil oleh Pelaku untuk sama-sama melakukan pesta miras  namun Pelapor menolaknya dan saat akan meninggalkan tempat tersebut saat itu juga Pelapor mendengar Pelaku mengatakan "so ngana tu kita ja cari-cari" dan saat itu juga Pelaku langsung mendekati Pelapor dan langsung menganiaya dengan menggunakan tangan secara berulang kali sehingga Pelapor terjatuh dari sepeda motor dan saat sudah terjatuh Pelaku masih juga menganiaya Pelapor dengan menggunakan tangan dan kaki.

Akibat dari penganiayaan tersebut Pelapor mengalami luka memar dan bengkak pada bagian wajah dan luka robek pada bagian bibir.

Kapolres Tomohon AKBP RASWIN B. SIRAIT, S.IK, S.H., M.Si, melalui Paur Subbag Humas AIPTU JOHNY RUMAGIT membenarkan kejadian tersebut dan "saat ini Pelaku sudah diamankan di Polres Tomohon untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya" jelas Paur Humas

Polsek TomTeng Amankan Pelaku Pengeroyokan

Humas Polres Tomohon- Selasa, 08 Oktober 2019
Pada hari Senin tanggal 7 Oktober 2019 sekira jam 03.00 wita Personil Polsek Tomohon Tengah dipimpin Kanit Reskrim Ipda Simon Wendersteyt bersama Tim resmob Polres Tomohon mengamankan empat orang remaja yang diduga pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap korban ERICO TIWA Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Tomohon.

Keempat Remaja yang diamankan tersebut masing-masing CYP (16), RJR (16), CPP (16) dan VGP (16)


Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Tomohon Tengah Ipda Simon Wendersteyt keempat pelaku melakukan pengainayaan secara bersama-sama kepada korban karena Para pelaku merasa marah terhadap Korban yang mencampuri permasalahan rumah tangga dari teman para Pelaku.

Saat diamankan keempat remaja yang di duga pelaku penganiayaan sudah dipengaruhi minuman keras.

Kapolres Tomohon AKBP RASWIN B. SIRAIT, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Cilion Diar membenarkan kejadian tersebut.

"Keempat remaja yang diduga pelaku penganiayaan, saat ini sudah diamankan di Polsek Tomohon Tengah untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka" jelas Kapolsek.




Totosik Amankan Pelaku Keributan antar Kelompok di Sonder

Humas Polres Tomohon – Kamis, 03 Oktober 2019 sekira Pukul 02.00 Wita, Tim URC Totosik Mendatangi TKP Keributan antar kelompok yakni antara anak muda Desa Tounelet Kecamatan Sonder dan Kolongan Atas Kecamatan Sonder.


Sebelumnya, Tim URC Totosik mendapat laporan dari masyarakat Kecamatan Sonder bahwa di Desa Kolongan Atas Kecamatan Sonder sedang terjadi keributan antar kelompok. Setelah mendapati laporan tersebut Tim URC Totosik langsung menuju ke TKP dan sampai di TKP perkelahian antar kelompok tersebut sudah berakhir. Selanjutnya Tim URC Totosik menyisir Desa Tounelet Kecamatan Sonder karena menurut informasi yang di peroleh perkelahian antar kelompok tersebut terjadi antara kelompok anak muda dari Desa Tounelet yang datang membuat keributan dan mengajak berkelahi kelompok anak muda dari Desa Kolongan Atas. 

Sekira pukul 02.00 wita, ketika Tim URC Totosik sedang menyisir Desa Tounelet, didapati sebagian dari kelompok anak muda Desa Tounelet yang melakukan keributan di Desa Kolongan atas. Tim URC Totosik langsung melakukan pemeriksaan dan pengeledahan. Selanjutnya melakukan introgasi dan para pelaku tersebut mengakui bahwa benar mereka yang telah melakukan keributan yakni CK (16Thn), RK (15Thn), KS (20Thn) dan RS (36Thn) 

“para pelaku mengakui bahwa mereka melakukan keributan berupa berteriak-teriak (bakuku) di Desa Kolongan Atas.” Ujar Ka Tim Urc Totosik Bripka Watung. 

Setelah melakukan Introgasi awal, Tim URC Totosik langsung mengamankan para pelaku tersebut dan membawa ke Polsek Sonder untuk penyelidikan lebih lanjut terhadap rekan-rekan mereka lainnya. 

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Sonder IPDA H. Talumepa membenarkan kejadian tersebut, dan mengimbau bagi Masyarakat khususnya di Wilayah Hukum Polsek Sonder untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menyampaikan terima kasih bagi masyarakat yang selalu membantu tugas Kepolisian dengan melaporkan setiap kejadian yang terjadi seperti kejadian perkelahian antar kelompok. 

“Terima Kasih kepada Masyarakat Sonder yang sudah membantu Kepolisian dengan melaporkan setiap kejadian yang mengganggu Kamtibmas”. Ujar Kapolsek

@Fritz

4 Pemuda Mabuk, Hadang Tim Urc Totosik

Humas Polres Tomohon – Kamis, 03 Oktober 2019 sekira Pukul 02.50 Wita, telah terjadi penghadangan terhadap Tim URC Totosik Polres Tomohon yang dilakukan oleh Empat orang Pemuda di Desa Tincep Kecamatan Sonder. 


Keempat pelaku penghadangan masing-masing OS (16Thn), ES (22Thn), RW (19Thn), dan WW (18Thn) yang merupakan Pemuda Desa Tincep Kecamatan Sonder. 

Menurut Kepala Tim URC Totosik Bripka Yani Watung, kejadian berawal saat Tim URC Totosik sedang melakukan pencarian salah satu pelaku Tarpok antara Desa Kolongan Atas Kecamatan Sonder dengan Desa Tounelet Kecamatan Sonder yang melarikan diri ke Desa Tincep Kecamatan Sonder, ketika berada didepan Kediaman Lk. OS tiba-tiba dihadang oleh Lk. WW bersama ketiga temannya yang pada saat itu sudah dalam kondisi mabuk. 

“Ketika hendak di amankan oleh Tim URC Totosik Lk. WW bersama ketiga temannya langsung melarikan diri ke rumah salah satu pelaku yaitu Lk. OS yang tidak jauh dari TKP pencegatan dan hendak mengambil senjata tajam.” Jelasnya. 

Tim URC Totosik selanjutnya mengepung rumah persembunyian para pelaku dan berhasil mengamankan para pelaku bersama senjata tajam yang hendak digunakan para pelaku untuk menyerang Tim URC Totosik. 

Adapun senjata tajam yang berhasil di amankan berupa sebilah parang dan sebilah Tumbak. 

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait, S.IK, S.H., M.Si melalui Kapolsek Sonder IPDA H. Talumepa membenarkan kejadian tersebut. 

“Para Pelaku sudah diamankan dan sudah berada di Markas Polsek Sonder. Selanjutnya Unit Reskrim Polsek melakukan proses terhadap pelaku sesuai hukum yang berlaku.” Ujar Talumepa.

@Fritz