Call Center Polres Tomohon

Call Center Polres Tomohon
Diinformasikan kepada masyarakat, yang memerlukan kehadiran Polri khususnya Polres Tomohon, segera hubungi call center Polres Tomohon di nomor 08 5858 110 110, baik melalui WA atau telp , jangan lupa di nomor 08 5858 110 110
Biar Masa Depan Itu Dapa Lia Gelap Mar Kalo Torang Tetap Ba Usaha Deng Nda Patah Semangat Tetap Sukses Itu Mo Iko Dari Belakang By. Humas Polres Tomohon

Kebakaran Rumah mantan Ketua Sinode GMIM A.Z.R Wenas


TOMOHON (19/01/2017), (Tribratanewstomohon) - terjadi peristiwa kebakaran di Kelurahan Kamasi Lingkungan II Kecamatan Tomohon Tengah. Rumah mantan Ketua Sinode GMIM AZR Wenas terbakar. Kamis (19/01/2017) sekitar pukul 03:00 Wita.

 Api mulai terlihat pukul 03:00 Wita. Rumah yang sudah lama tidak ditinggali tersebut dipenuhi kertas karena pernah dijadikan sebagai kantor Yayasan AZR Wenas.

Kuat dugaan kebakaran terjadi karena ada dua orang kurang waras yang sering berada di situ yang membakar kertas.
 ”Ya, ada orang kurang waras yang sering berada di situ,” Ungkap sejumlah warga.
Dua Pemadam kebakaran Pemkot Tomohon dan satu dari Pertamina langsung diturunkan begitu mendapat laporan.

Siswa Asrama Akper Bethesda yang bersebelahan dengan bangunan berhamburan keluar.

Kabag Ops Polres Tomohon Kompol Thonny Salawati SH yang turun ke TKP mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.




”Bangunan itu memang sudah lama tidak ditinggali dan menjadi aset GMIM. Tapi menurut informasi ada warga kurang waras yang sering berada di situ,” tukas Salawati.

LIMA LAPORAN KEJADIAN DI POLRES TOMOHON

TOMOHON (18/01/2017), (Tribratanewstomohon) - Terhitung sejak Selasa 10 Januari 2017 – Selasa 17 Januari 2017, sejumlah laporan tindak kriminal dugaan pencurian, penganiayaan dan penggelapan masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resort (Polres) Tomohon. Laporan yang masuk seperti dugaan pencurian sepeda motor, pencurian di tower smartfren, penggelapan warisan dan penganiayaan.


“Dugaan pencurian yang masuk ada dua kasus. Penganiayaan dua kasus dan penggelapan satu kasus,” jelas Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas), Inspektur Dua (Ipda), Johnny Kreysen.

Laporan adanya tindak kriminalitas tersebut, Johnny merinci, pencurian sepeda motor terjadi pada Rabu 11 Januari 2017 sekitar pukul 23.00 Wita di Kelurahan Matani I Kecamatan Tomohon Tengah. Di mana sepeda motor dengan Nomor Polisi (Nopol) DB 2203 BR merk Honda Beat warna hitam milik Boni Fasius Sakul hilang, saat diparkir di kompleks Gereja Katolik Roh Kudus Kaaten Matani I.

Dugaan pencurian lainnya, terjadi di Tower Smartfren yang berada di kompleks perkebunan Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara. Andre Makal pelapor dugaan pencurian menerangkan peristiwa baru diketahui Sabtu 14 Januari 2017 sekitar jam 02.00 Wita. Menurut pelapor barang yang hilang dicuri berupa empat unit AkI/baterai yang berada di shelter/ruang penyimpanan tower. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 12 juta. Kasus tersebut sudah ditangani Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Utara,” jelas Johnny.

Sementara tindak pidana kriminalitas berupa dugaan penganiayaan terjadi di Kelurahan Tumatangtang Kecamatan Tomohon Selatan dan Kelurahan Tara-Tara II Kecamatan Tomohon Barat. Dugaan penganiayaan di Tumatangtang, Johnny menceritakan, pada Selasa 17 Januari 2017, datang pelapor Femie Kalalo ke Polres Tomohon. Dirinya melaporkan dugaan penganiayaan terhadap Geraldo Flandi Pawuner yang merupakan anaknya. Menurut Femie, Selasa 17 Januari 2017 sekitar pukul 14.30 Wita, EA alias Efan beralamat Lingkungan I Kelurahan Tumatangtang telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Geraldo. Akibat dianiaya Geraldo mengalami luka gores di paha kanan, bengkak di mata kiri dan dada sebelah kanan kesakitan sehingga sulit bernapas.

Sedangkan, dugaan penganiayaan di Kelurahan Tara-Tara II, Johnny mengatakan, dilakukan LM alias Rom. “Dugaan penganiayaan terjadi di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Tara-Tara II. Saat itu Rom datang dan langsung mencekik korban dan kemudian memukul serta membanting lawannya ke lantai. Akibat dari penganiayaan, korban mengalami luka pada bibir dan memar pada pipi sebelah kanan,” ungkap Johnny.

Laporan tindak kriminalitas selanjutnya adalah dugaan penggelapan hasil penjualan tanah di Kelurahan Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara. Menurut Johnny, laporan yang masuk ke kepolisian, Daniel Polii selaku pelapor menerangkan, bahwa pada Selasa 10 Januari 2017 dan 05 Januari 2017, sebidang tanah milik Keluarga Polii – Pando telah dimandatkan untuk dijual oleh Mengko Tumurang dan telah terjual. Uang hasil penjualan tanah ini diserahkan oleh Mengko diserahkan kepada Welce Rindengan, untuk dibagikan kepada para ahli waris dari tanah yang terjual. Namun, diduga teryata Welce tidak menyerahkan uang hasil penjualan tersebut secara keseluruhan. “Menurut pelapor Daniel, terlapor Welce seharusnya menyerahkan uang sejumlah Rp 150 juta kepada delapan ahli waris tanah yang telah sepakat dijual,” jelas Johnny.

Polres Tomohon Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri SIPSS (SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA)



TOMOHON (16/01/2017), (Tribratanewstomohon) - Kepolisian Resort (Polres) Tomohon Mensosialisasikan pendaftaran anggota Polri SIPSS (SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA) Tahun 2017. Demikian disampaikan Kapolres Tomohon, AKBP Monang Simanjuntak SIK melalui Kasubag Humas Ipda Johny Kreysen, Senin (16/01/2017).

"Polri segera membuka peluang bagi calon anggota polisi. Untuk itu, diimbau kepada pemuda pemudi di Kota Tomohon, Tombariri dan Sonder yang ingin menjadi anggota Polri, agar menyiapkan diri," ujar Kreysen mengutip imbauan Kabag Sumda Kompol John Torondek.

Berdasarkan surat telegram dari Kapolda Sulawesi Utara, pendaftaran akan dibuka di Polda Sulut pada akhir bulan Januari 2017.

Berikut ini bidang studi persyaratan yang akan diterima yakni S2 Psikolog, S1 Dokter Umum, S1 Dokter Gigi, S1 Teknik Informatika, S1 Desain Grafis, S1 Teknik Sipil, S1 Teknil Nuklir, S1 Teknik Kimia, S1 Teknik Elektro, S1 Bahasa Prancis, S1 Hub Internasional, S1 Kurikulum Pendidikan, S1 Metalurgi, S1 Psikolog, S1 Ilmu Sejarah, S1 Musik dan Div Nautika Tk III.

Satu Jam TSK Penganiaya TANGKUMAN DI TANGKAP

TOMOHON (16/01/2017), (Tribratanewstomohon) - Dua tindak kriminal terjadi di wilayah hukum Polres Tomohon pada Minggu malam (15/01/2017). Kasubag Humas Polres Tomohon, Ipda Johny Kreysen menuturkan, peristiwa penganiayaan terjadi pada pukul 21.00 Wita di Kelurahan Taratara dan pukul 21.30 Wita di Rurukan.

Pelaku
Korban
"Kasus yang di Taratara dipicu oleh pertengkaran di media sosial facebook. Saat bersua di sebuah acara, pelaku JW alias Jek langsung menganiaya korban atas nama Nobel Tangkuman," ungkap Kreysen. Pelaku penganiayaan di Kelurahan Taratara, JW sudah diamankan di Polsek Tomohon Tengah.

Sementara, penganiayaan yang terjadi di Puncak Rurukan dilakukan oleh RT alias Onal kepada Jefry Lengkong. "Kondisi korban penganiayaan yang di Rurukan cukup parah di bagian kepala. Saat ini korban dirawat di rumah sakit Pelaku hingga kini masih buron." jelasnya.

Rekon Kasus Pembunuhan di Tomohon Selatan



TOMOHON (13/01/2017), (Tribratanewstomohon) - RP alias Rocky, mengakui apabila dirinya telah menghabisi nyawa temannya RR alias Rivo yang terjadi di bilangan depan GMIM Immanuel Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon, pada 14 November 2016 lalu. Padahal, awalnya kasus tersebut, oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tomohon menyangka kematian Rivo hanya karena korban kecelakaan lalu lintas.

Demikian terungkap pada rekonstruksi kasus itu yang dilaksanakan Kamis 12 Januari 2017 sekitar jam 10.00 Wita oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tomohon. Rekonstruksi dipimpin Kepala Satreskrim Polres Tomohon, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Frelly Sumampouw.

“Dari firasat saya ada kejanggalan dalam kasus ini, Kendati, Satlantas mengira itu korban meninggal karena kecelakaan lalu lintas,” jelas Frelly melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas), Inspektur Dua (Ipda), Johnny Kreysen.

Dalam rekonstruksi yang dilaksanakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tergelar 38 adegan. Di mana pada adegan kedelapan belas, tersangka Rocky menghabisi korban. Rekonstruksi ini mendapat perhatian dari masyarakat. Apalagi rekonstruksi dilaksanakan dari tempat awal kejadian hingga ke Kelurahan Lansot. Sehingga rekonstruksi harus mendapat pengawalan yang cukup ketat dari satu Peleton Satlantas, satu Peleton Sabhara, satu regu Satuan Intelkam dan sepertiga personil Satreskrim.

Kapolres : Refresing selesai Pengamanan

TOMOHON (13/01/2017), (Tribratanewstomohon) - Mensyukuri selesainya pengamanan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 yang di dalamnya termasuk pengamanan jalur yang dilalui Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), Kepolisian Resort (Polres) Tomohon menggelar olahraga bersama. Jumat, (13/01/2017).


Olahraga bersama ini melibatkan, jajaran Polres Tomohon, Komando Daerah Militer (Kodim) 1302/Minahasa yang diwakili Kasdim dan Perwira Penghubung (Pabung) Tomohon dan Danramil Tomohon, Kapten (Inf) Feky Welang, Ketua DPRD Kota Tomohon, Miky Junita Linda Wenur, Wakil Walikota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan, Sekretaris Kota Tomohon, Harold Viktor Lolowang dan para Kepala Perangkat Daerah (PD) Kota Tomohon.

 
“Olahraga bersama ini sebagai refresing serta syukuran selesainya pengamanan Natal dan Tahun Baru,” jelas Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK.

Kepada Wartawan, Kapolres Tomohon melalui Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag Humas) Polres Tomohon, Inspektur Polisi J. M. Kreysen mengatakan bahwa Tugas pengamanan yang telah dilaksanakan, sangat menyita waktu, pikiran bahkan aparat masing-masing telah meninggalkan keluarga di hari yang diagungkan, yakni Natal. Untuk itu diucapkan terima kasih kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon, para Kepala Perangkat Daerah dan jajaran Kodim 1302/Minahasa. Teristimewa kepada personil Polres Tomohon. “Olahraga bersama ini berupa jalan sehat, kemudian dilanjutkan dengan senam sumba dan diakhiri dengan santap Makan ringan bersama.” Tutup Kasubbag Humas.

Polsek Tomohon Utara dan Resmob Polres Kejar Pelaku Pencurian Sepeda Motor dan Pembongkaran Mobil

TOMOHON (12/01/2017), (Tribratanewstomohon) - Dua aksi kriminal pencurian kembali terjadi di Kota Tomohon. Kali ini aksi pencurian kendaraan roda dua (motor) di Jalan Makeket Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara dan aksi pembongkaran kendaraan roda empat (mobil) di halaman parkir Rumah Makan (RM) Tinoor Jaya Kelurahan Tinoor II Kecamatan Tomohon Utara.

Dari laporan yang masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), menurut Kapolres Tomohon melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas), Inspektur Dua (Ipda), Johnny Kreysen, pencurian sepeda motor milik Ginar Andreas Baren Rawung, pekerjaan mahasiswa, terjadi pada Selasa 10 Januari 2017 sekitar pukul 21.00 Wita. 


“Sekitar pukul 20.00 Wita, Ginar datang menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) temannnya. Selesai acara sekitar pukul 22.00 Wita, saat dirinya akan pulang, didapatinya sepeda motor miliknya sudah tidak ada di tempat di mana dirinya memarkir. Padahal kunci kontak motor ada pada dirinya. Saat itu juga dirinya dibantu teman-temannya melakukan pencarian, namun sepeda motor tidak ditemukan,” jelas Johnny, seraya mengatakan pelaku pencurian belum diketahui. Korban diduga mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta.

Sedangkan aksi pembongkaran mobil dengan modus memecahkan kaca terjadi pada Rabu 11 Januari 2017. Mobil jenis Toyota Fortuner Nomor Polisi (Nopol) DB 1348 MG rusak di bagian pintu sebelah kanan. Akibat peristiwa ini, korban atas nama Melki Markos Suawah, pekerjaan wiraswasta, beralamat Kelurahan Dendengan Dalam Paal II Manado, harus kehilangan tas kulit warna cokelat berisi empat buah buku tabungan, bukti-bukti transaksi, satu buah buku paspor, dua unit power bank dan charger hanphone, dokumen asuransi mobil, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan lembaran pajak. “Korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta,” kata Johnny. 


Kronologi kejadian Johnny menjelaskan, sekitar pukul 14.45 Wita Melki parkir di RM Tinoor Jaya untuk singgah makan bersama rekan-rekannya. Tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan dari dapur rumah makan yang mengatakan ada orang di dalam mobil. Saat itu juga Melki bersama teman-temannya langsung keluar menuju mobil. Tetapi sebelum tiba, seorang karyawan rumah makan mengatakan apabila ada dua orang baru saja kabur dengan menggunakan sepeda motor dengan tanki warna merah menuju Tomohon.

Setelah mengecek kondisi mobil dan barang-barang yang hilang, Melki bersama rekan-rekannya kemudian mencoba melakukan pengejaran sesuai petunjuk saksi. Akan tetapi pengejaran tidak membuahkan hasil.

“Tersangka pelaku perusakan kaca mobil untuk melakukan pencurian diduga dua orang. Namun, belum diketahui identitas mereka. Ciri-ciri berdasarkan keterangan saksi mereka berbadan tegap, pakai jaket dengan menggunakan sepeda motor,” urai Johnny. Kapolres Tomohon Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK, memerintahkan Kapolsek Tomohon Utara, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bartholomeus Dambe dan Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) untuk bersama-sama melacak atas peristiwa pencurian sepeda motor dan pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil ini. “Para korban telah diambil keterangan,” ujar Johnny.

PENCURI KEMBALI BERAKSI DI WALIAN DAN MATANI.

TOMOHON (11/01/2017), (Tribratanewstomohon)) – Aksi pencurian kembali terjadi di Kota Tomohon. Minggu 08 Januari 2017 pencuri menggasak barang-barang di rumah Keluarga Ole Wongkar, Lingkungan IV Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Peristiwa serupa juga terjadi Selasa 10 Januari 2017 sekitar pukul 19.00 Wita, aksi pencurian juga terjadi di rumah Keluarga Wola-Siwi, Lingkungan I Kelurahan Matani I Kecamatan Tomohon Tengah.


“Pencurian di rumah Kelurga Ole Wongkar, pencuri mengambil satu buah laptop dan satu buah handphone milik dari Halens Ryanlie Ole. Akibatnya, Halens diduga mengalami kerugian sekitar Rp 34 juta. Sedangkan, di rumah Keluarga Wola-Siwi, pencuri mengambil satu buah televisi layar datar, dua buah laptop, dua buah handphone dan tas hitam berisikan barang-barang berharga dan uang Rp 200 ribu,” jelas Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas, Inspektur Dua (Ipda), Johnny Kreysen.

Kronologi kejadian tindak pidana pencurian di Walian, menurut Johnny, saat itu Halens yang sehari-hari berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersama isterinya Ersian RG Wongkar sekitar pukul 15.00 Wita , dengan mengendarai kendaraan bermotor roda rempat (mobil) menuju ke Perum Griya Lestari Pinaras Kecamatan Tomohon Selatan. Sekitar pukul 20.00 Wita, keduanya kembali ke rumah di Walian dan mendapati pintu bagian belakang rumah sudah terbuka dan barang-barang sudah tidak ada.

Sedangkan, peristiwa pencurian di Matani I, sektiar pukul 18.45, Aaltje Dina Siwi yang juga berpekerjaan sebagai PNS, dengan mengendarai kendaraan bermotor roda empat (mobil) mengantar cucunya ke Walian. Masih di Walian Aaltje mendapat telepon dari Toar Wola, yang mengabarkan pintu depan rumah sudah terbuka.

Mendapat kabar seperti itu, Aaltje langsung kembali ke rumahnya di Matani I guna mengecek barang-barang. Dan ternyata memang sejumlah barang sudah tidak ada lagi. “Korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta,” kata Johnny.

Dua kasus pencurian ini, Johnny menambahkan, sudah sementara penyelidikan oleh Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrimum) Polres Tomohon.

Tiang Listrik di Ruas Jalan Tinoor Nyaris Roboh

TOMOHON (11/01/2017), (Tribratanewstomohon) - Sat Lantas Polres Tomohon, di Pimpin Kanit Patroli Lantas Aiptu Fredy Nander bersama anggotanya melaksanakan Pengaturan lalu lintas di Lokasi ruas Jalan Kel Tinoor antara Tomohon Manado. Selasa (10/01/2017)
 

Beberapa hari yang lalu, hujan di sertai angin kencang telah merobohkan Pohon, cukup banyak Pohon yang Tumbang di tiga titik, dengan adanya Pohon Tumbang, Tiang Listrik juga nyaris ikut tumbang.

Kapolres Tomohon AKBP MONANG M.Z. SIMANJUNTAK, S.iK, memerintahkan Kasat Lantas agar segera mengundang Pihak PLN Ranting Tomohon untuk bersama sama perbaiki Tiang Listrik yang nyaris Roboh.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
“Perbaikan tiang Listrik yang nyaris roboh ini sangat menggangu dan Membahayakan Pengguna jalan. Jika kita tidak peduli dengan hal ini, boleh jadi akan terjadi Kerawanan selanjutnya. Kami ucapkan terima kasih kepada pihak PLN yang sudah bekerja sama dengan kami, dalam hal ini Sat Lantas Polres Tomohon.” tutup Kapolres.
 
 

Pengeroyokan di Kakaskasen, Polsek Tomohon Utara bergerak

TOMOHON (10/01/2017), (Tribratanewstomohon) - Fenly Siwu (36) warga Lingkungan IV Kelurahan Kakaskasen II Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon, diduga dianiaya oleh tiga orang lelaki, masing-masing, SM alias Steven, FM alias Ferdi dan FK alias Fernando. Minggu (08/01/2017) sekitar pukul 19.00 Wita.

Pengeroyokan ini terjadi, menurut Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon AKBP Monang M.Z. Simanjuntak, S.iK melalui Kepala sub Bagian (Kasubag) Humas, IPDA Johny M. Kreysen, berawal saat Fenly Siwu bersama Bertje Mandagi menghadiri Ibadah Mingguan pada Keluarga Mulder – Mandagi. Dan saat bersama-sama pulang, tiba-tiba Bertje terjatuh didekat Fenly.

“Mengira Bertje terjatuh karena dipukul Fenly, kemudian secara tiba-tiba SM, FM dan FK bersama-sama melakukan tindak kekerasan terhadap Fenly. Fenly diduga dipukul di bagian kepala/wajah korban,” jelas Johnny.

Mendapat pengeroyokan, Johnny melanjutkan, Fenly jatuh tersungkur ke tanah dan aspal. Di saat korban mempunyai kesempatan, ia kemudian melarikan diri dan mendapat bantuan serta diamankan di rumah seseorang bernama Frans. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tomohon Utara, Ajun AKP Bartholomeus Dambe, SH dan Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) telah menerima laporan dan saat ini sedang membur tersangka.